Hot News
Quick Links
[Foto. Istimewa] Jakarta - Tiga karyawan penjaga tanah Alo Oba, yaitu Simon Jeriki alias John, Mansur, dan Siprianus Transurdi, mengungkapkan dugaan ancaman serius yang datang dari Pater Marsel Agot SVD, yang merupakan oknum Imam Katolik di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka menyatakan bahwa pihak yang seharusnya menjalankan misi pelayanan kemanusiaan justru menunjukkan sikap yang menakutkan dan…
PemimpinMasaDepan.News, -Jakarta- Para Tokoh Nasional dalam kesadaran berbangsa dan bernegara telah bersepakat untuk mengawal Demokrasi di Indonesia berjalan dalam semangat kebhinekaan dan persatuan bangsa. Berangkat dari pemikiran itu, para Tokoh Nasional kemudian menggagas dan menggelar Silaturahmi Kebangsaan pada tanggal 14 Oktober 2024. Pertemuan “Silaturahmi Kebangsaan 14 Oktober 2024" itu akan dihadiri 100 lebih Tokoh Bangsa dan Tokoh Nasional yang berasal…
PemimpinMasaDepan.News, -Jakarta- Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Indonesia ke-79. Pimpinan dan juga…
PemimpinMasaDepan.News, -Jakarta- Ketua Umum Organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB),…
PemimpinMasaDepan.News, -Jakarta-Rumah Juang Relawan Jokowi (RJ2) mengadakan acara halal bihalal. Putra bungsu…
PemimpinMasaDepan.News,-Jakarta- Total Politik mengadakan diskusi dengan tema “DETIK-DETIK AKHIR PUTUSAN VONIS PRABOWO-GIBRAN:…
PemimpinMasaDepan.News, -Jakarta- Persaudaraan Timur Raya (PETIR) melaksanakan pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat…
Gaya Rambut Pria Urban di Rogue & Beyond Jakarta, Pemimpinmasadepan.news …
PemimpinMasaDepan.News, -Jakarta- Holywings Sport Show (HSS) Seri 5 siap memikat penonton dengan…
Foto : Kuasa hukum Advokat Daeng Suryadi, S.H. bersama pihak terkait usai…
Jakarta Kamis 3 Agustus 2023 - Mulyadi Elhan Zakaria, salahsatu Bakal Calon…
Tangerang, (Banten) — Momentum Dzikir Kebangsaan dalam rangka Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar yang diselenggarakan pada Selasa, 20 Januari 2026 M / 1 Sya’ban 1447 H di Majelis Ta’lim Fadilatul Akhyar Al Jailani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, berlangsung khidmat, sakral, dan penuh makna. Acara ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan penganugerahan Karunia Kaseh oleh Maharaja Kutai Mulawarman kepada para ulama, tokoh bangsa, dan pejuang dakwah Nusantara. Penganugerahan Karunia Kaseh tersebut disampaikan langsung oleh Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda Berdaulat Agung Prof. Dr. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyah Rechza, FW, Ph.D, selaku Yang Dipertuan Agung Diraja Nusantara sekaligus Maharaja Kutai Mulawarman. Karunia Kaseh dimaknai sebagai bentuk penghormatan adat, keteladanan moral, dan pengakuan kebangsaan atas jasa serta pengabdian para tokoh dalam menjaga nilai keislaman, keindonesiaan, dan persatuan umat. Dalam suasana dzikir yang khusyuk dan penuh keteduhan, penganugerahan Karunia Kaseh berlangsung secara sakral, menegaskan bahwa tradisi luhur adat Nusantara senantiasa berpijak pada nilai spiritual, akhlak mulia, dan penghormatan terhadap ilmu serta pengabdian. Dzikir Kebangsaan: Munajat untuk Negeri Dzikir Kebangsaan yang dimulai pukul 19.30 WIB hingga selesai ini menjadi ruang munajat bersama, mempertemukan doa-doa umat dengan semangat kebangsaan. Kegiatan ini dimaknai sebagai ikhtiar batiniah untuk keselamatan bangsa, persatuan umat, serta keberkahan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Acara ini terbuka untuk jamaah umum dan dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mencerminkan kebersamaan dalam bingkai iman, adat, dan persaudaraan kebangsaan. Dihadiri Ulama, Umara, dan Diraja Nusantara Selain Maharaja Kutai Mulawarman, Dzikir Kebangsaan ini juga dimuliakan dengan kehadiran para ulama kharismatik, tokoh pemerintahan (umara), serta perwakilan Diraja Nusantara, antara lain: •Duli Yang Amat Mulia Sripaduka Puti Dayang Dwatei RAy. Nova Sasranusdila, S.Sos., M.Soc., Yang Dipertuan Puti Dayang Dwatei Depati Tiang Alam (Rejang Lebong, Bengkulu); •Duli Yang Teramat Mulia Sripaduka Pangeran Ratu Rb. Abi Munawir Al Madani Mertakusuma; •Paduka Yang Mulia Pangeran Ery Affandi Yusuf, Menteri Kerajaan Kutai Mulawarman; •Duli Yang Teramat Mulia Sripaduka Dr. (H.C.) Andi Syahriansyah Alwi A, B.App.N, MBE, SAA, Arung Paroto Kerajaan Bone (Sulawesi Selatan); •Paduka Yang Mulia H. Taufiq Syaerozi, •Keratuan Pangeran Jayakarta; •Paduka Yang Mulia Muhtiar Arif, Panglima LPAJ Keratuan Pangeran Jayakarta; •Paduka Yang Mulia Sukirno, Panglima Askar Jayakarta. Penerima Karunia Kaseh Maharaja Kutai Mulawarman Karunia Kaseh dan penghormatan adat dianugerahkan kepada sejumlah tokoh nasional, ulama, dan pemimpin daerah, di antaranya: •DR (H.C) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya •KH. Ali Mas’adi •DR (H.C) Ir. KH. A. Helmy Faishal Zaini, S.T., M.Si. •Syekh Ahmad Rouhi El Dhaibi Al Jailani (cucu ke-28 Maulana Syekh Abdul Qodir Al Jailani) •Syekh El Dhaibi Ibrahim Amin (cucu ke-28 •Maulana Syekh Abdul Qodir Al Jailani) •Andra Soni, S.M., M.AP. (Gubernur Banten) •Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si. (Bupati Tangerang) •Oman Apriaman, SKM., S.IP. (Camat Rajeg) •KH. Fadli Akhyar •KH. Tubagus Sehabudin Assa’iddiy •KH. Tubagus Fahman Arafat, serta para tokoh dan sesepuh lainnya. Pesan Persatuan dan Spirit Adat Nusantara Panitia menegaskan bahwa penganugerahan Karunia Kaseh dalam Dzikir Kebangsaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pesan moral dan spiritual bahwa adat, agama, dan kebangsaan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam membangun peradaban Indonesia. Melalui dzikir dan Karunia Kaseh ini, masyarakat diajak untuk merenungi bahwa kekuatan bangsa tidak hanya dibangun oleh kebijakan dan kekuasaan, tetapi juga oleh doa, akhlak mulia, kearifan adat, serta ketundukan kepada Allah SWT.(*) Media Center Majelis Adat INDONESIA
JAKARTA — Jaringan Advokasi Tanah Adat (JAGAD) mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui GAKKUM LHK, untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap PT Nusa Padma Corporation,…
Sign in to your account
