Hot News
Quick Links
JAKARTA – Prabowo Subianto sebelum 2019 adalah penulis buku Paradox Indonesia, politisi yang anti kebocoran Kapal Negara Indonesia akibat pencurian oleh asing. Prabowo juga menjadi antitesa rezim boneka oligarki. Ia adalah pendekar patriotik yang menjadi harapan dan dambaan rakyat. Tapi tahun 2019 Prabowo masuk ke kapal bocor itu untuk menambalnya dari dalam. Siapa sangka, ia kemudian melebur menjadi satu. Sang…
Oleh: David Darmawan Direktur Utama PT Betawi Global Korporatindo Pendiri SOCENTIX Mantan Dirut PT Redland Asia Capital Tbk (IDX: PLAS) Ketua Umum Ormas Betawi Bangkit ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ ʾas-salāmu ʿalaykum. Sebagai anak Betawi tulen, saya percaya pada makna persatuan dan semangat kebangsaan yang kini dihidupkan kembali di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam bingkai Undang-Undang…
PemimpinMasaDepan.News, -Jakarta-Tokoh Nelayan dan Pegiat Koperasi Pantura asal Indramayu Ono Surono, S.T. hadir pada puncak peringatan hari koperasi nasional Nasional ke 77 di Gedung Smesco Jakarta, pada Jumat (12/07/24). Ono Surono menerima penghargaan Pengabdian Seumur Hidup (Lifetime Achievement Award) dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Penghargaan ini diterima Ono bersama 6 tokoh koperasi lainnya…
Foto : Raja Agung Nusantara Ketum Dpp GMPRI PEMIMPIN MASA DEPAN.NEWS JAKARTA…
Kuala Lumpur, Malaysia — Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda Berdaulat Agung…
JAKARTA – Pimpinan Pusat Perisai Syarikat Islam (PP PERISAI SI) menegaskan dukungan…
PEMIMPIN. || MASA. || DEPAN Jakarta -- Blusukan Wakil Presiden Gibran Rakabuming…
TOMS Gelar Community Gathering di Pondok Indah Mall 2, Perkuat Kampanye #PurchaseWithPurpose…
Jakarta - Tugas dan fungsi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat yang diemban…
Labuan Bajo - Klarifikasi Pater Marsel Agot, SVD di sejumlah media yang…
Foto : Tampak Poto bersama usai Bp.Mulyadi Pengusaha Tambang Bagikan 300 Goodie…
Teks Foto : Boni Hargens Ph.D (dok.google/ist) JAKARTA — Dalam rangka memperingati…
Tangerang, (Banten) — Momentum Dzikir Kebangsaan dalam rangka Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar yang diselenggarakan pada Selasa, 20 Januari 2026 M / 1 Sya’ban 1447 H di Majelis Ta’lim Fadilatul Akhyar Al Jailani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, berlangsung khidmat, sakral, dan penuh makna. Acara ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan penganugerahan Karunia Kaseh oleh Maharaja Kutai Mulawarman kepada para ulama, tokoh bangsa, dan pejuang dakwah Nusantara. Penganugerahan Karunia Kaseh tersebut disampaikan langsung oleh Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda Berdaulat Agung Prof. Dr. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyah Rechza, FW, Ph.D, selaku Yang Dipertuan Agung Diraja Nusantara sekaligus Maharaja Kutai Mulawarman. Karunia Kaseh dimaknai sebagai bentuk penghormatan adat, keteladanan moral, dan pengakuan kebangsaan atas jasa serta pengabdian para tokoh dalam menjaga nilai keislaman, keindonesiaan, dan persatuan umat. Dalam suasana dzikir yang khusyuk dan penuh keteduhan, penganugerahan Karunia Kaseh berlangsung secara sakral, menegaskan bahwa tradisi luhur adat Nusantara senantiasa berpijak pada nilai spiritual, akhlak mulia, dan penghormatan terhadap ilmu serta pengabdian. Dzikir Kebangsaan: Munajat untuk Negeri Dzikir Kebangsaan yang dimulai pukul 19.30 WIB hingga selesai ini menjadi ruang munajat bersama, mempertemukan doa-doa umat dengan semangat kebangsaan. Kegiatan ini dimaknai sebagai ikhtiar batiniah untuk keselamatan bangsa, persatuan umat, serta keberkahan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Acara ini terbuka untuk jamaah umum dan dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mencerminkan kebersamaan dalam bingkai iman, adat, dan persaudaraan kebangsaan. Dihadiri Ulama, Umara, dan Diraja Nusantara Selain Maharaja Kutai Mulawarman, Dzikir Kebangsaan ini juga dimuliakan dengan kehadiran para ulama kharismatik, tokoh pemerintahan (umara), serta perwakilan Diraja Nusantara, antara lain: •Duli Yang Amat Mulia Sripaduka Puti Dayang Dwatei RAy. Nova Sasranusdila, S.Sos., M.Soc., Yang Dipertuan Puti Dayang Dwatei Depati Tiang Alam (Rejang Lebong, Bengkulu); •Duli Yang Teramat Mulia Sripaduka Pangeran Ratu Rb. Abi Munawir Al Madani Mertakusuma; •Paduka Yang Mulia Pangeran Ery Affandi Yusuf, Menteri Kerajaan Kutai Mulawarman; •Duli Yang Teramat Mulia Sripaduka Dr. (H.C.) Andi Syahriansyah Alwi A, B.App.N, MBE, SAA, Arung Paroto Kerajaan Bone (Sulawesi Selatan); •Paduka Yang Mulia H. Taufiq Syaerozi, •Keratuan Pangeran Jayakarta; •Paduka Yang Mulia Muhtiar Arif, Panglima LPAJ Keratuan Pangeran Jayakarta; •Paduka Yang Mulia Sukirno, Panglima Askar Jayakarta. Penerima Karunia Kaseh Maharaja Kutai Mulawarman Karunia Kaseh dan penghormatan adat dianugerahkan kepada sejumlah tokoh nasional, ulama, dan pemimpin daerah, di antaranya: •DR (H.C) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya •KH. Ali Mas’adi •DR (H.C) Ir. KH. A. Helmy Faishal Zaini, S.T., M.Si. •Syekh Ahmad Rouhi El Dhaibi Al Jailani (cucu ke-28 Maulana Syekh Abdul Qodir Al Jailani) •Syekh El Dhaibi Ibrahim Amin (cucu ke-28 •Maulana Syekh Abdul Qodir Al Jailani) •Andra Soni, S.M., M.AP. (Gubernur Banten) •Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si. (Bupati Tangerang) •Oman Apriaman, SKM., S.IP. (Camat Rajeg) •KH. Fadli Akhyar •KH. Tubagus Sehabudin Assa’iddiy •KH. Tubagus Fahman Arafat, serta para tokoh dan sesepuh lainnya. Pesan Persatuan dan Spirit Adat Nusantara Panitia menegaskan bahwa penganugerahan Karunia Kaseh dalam Dzikir Kebangsaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pesan moral dan spiritual bahwa adat, agama, dan kebangsaan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam membangun peradaban Indonesia. Melalui dzikir dan Karunia Kaseh ini, masyarakat diajak untuk merenungi bahwa kekuatan bangsa tidak hanya dibangun oleh kebijakan dan kekuasaan, tetapi juga oleh doa, akhlak mulia, kearifan adat, serta ketundukan kepada Allah SWT.(*) Media Center Majelis Adat INDONESIA
Jakarta — Majelis Adat Indonesia (MAI) secara resmi menyatakan sikap nasional atas berbagai bencana ekologis dan kerusakan wilayah adat yang terus terjadi di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Pernyataan…
Sign in to your account
