Hot News
Quick Links
P E M I M P I N MASA D E P A N DievaluasiKemacetan parah yang melanda Tanjung Priok sejak Rabu (6/4) malam lalu, menjadi perhatian serius dari warga dan juga Tokoh Masyarakat Jakarta Utara Santoso. Menurutnya, atas peristiwa macet parah ini Bapak Presiden Prabowo harus mengevaluasi Menhub & Direksi Pelindo. Karena, kejadian ini sangat merugikan masyarakat pengguna jalan…
JAKARTA – Ketua DPD ARUN Jakarta, Paisal Sangadji, menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan konsisten dalam merespons dinamika politik nasional, khususnya terkait polemik pernyataan yang mengarah pada ajakan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Paisal, negara tidak boleh ragu dalam menindak setiap bentuk pernyataan yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional dan merusak tatanan demokrasi yang telah dibangun melalui mekanisme konstitusional. “Demokrasi memang…
Foto : Istimewa Jakarta — Putusan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 28/PUU-XXIV/2026 yang dibacakan pada 9 Februari 2026 menjadi tonggak penting dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia. Dalam putusan tersebut, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia secara tegas menetapkan bahwa hanya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memiliki kewenangan konstitusional untuk menghitung dan menetapkan kerugian negara. Penegasan ini berakar pada amanat Pasal 23E…
Oleh: R. HAIDAR ALWI – Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI) sekaligus Wakil…
Rabu, 5 Februari 2025 kurang lebih pukul 21.45wib, Mahkamah Konstitusi telah mengeluarkan…
Jelang acara Sosialisasi Capres dan Cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka…
Foto : Sarah Sentoso sang Finalis Puteri Indonesia 2025/ DKI Jakarta-3, (dok.google)…
Labura, Pemimpinmasadepan.com — Dugaan aktivitas jaringan peredaran narkotika di Desa Sidua-dua, Kecamatan…
Konsolidasi ke KONI. FBO Indonesia Akan Dapat Surat Rekomendasi untuk Kerjasama Seluruh…
PemimpinMasaDepan.Newa, -Jakarta- Kaimana adalah tepian surga nusantara Papua Barat. Tidak hanya eksotisme…
Pemimpinmasadepan.news – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi…
Teks Foto: Direktur Utama Haidar Alwi Institute (HAI), (Istimewa) Jakarta — Gelombang…
Tangerang, (Banten) — Momentum Dzikir Kebangsaan dalam rangka Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar yang diselenggarakan pada Selasa, 20 Januari 2026 M / 1 Sya’ban 1447 H di Majelis Ta’lim Fadilatul Akhyar Al Jailani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, berlangsung khidmat, sakral, dan penuh makna. Acara ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan penganugerahan Karunia Kaseh oleh Maharaja Kutai Mulawarman kepada para ulama, tokoh bangsa, dan pejuang dakwah Nusantara. Penganugerahan Karunia Kaseh tersebut disampaikan langsung oleh Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda Berdaulat Agung Prof. Dr. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyah Rechza, FW, Ph.D, selaku Yang Dipertuan Agung Diraja Nusantara sekaligus Maharaja Kutai Mulawarman. Karunia Kaseh dimaknai sebagai bentuk penghormatan adat, keteladanan moral, dan pengakuan kebangsaan atas jasa serta pengabdian para tokoh dalam menjaga nilai keislaman, keindonesiaan, dan persatuan umat. Dalam suasana dzikir yang khusyuk dan penuh keteduhan, penganugerahan Karunia Kaseh berlangsung secara sakral, menegaskan bahwa tradisi luhur adat Nusantara senantiasa berpijak pada nilai spiritual, akhlak mulia, dan penghormatan terhadap ilmu serta pengabdian. Dzikir Kebangsaan: Munajat untuk Negeri Dzikir Kebangsaan yang dimulai pukul 19.30 WIB hingga selesai ini menjadi ruang munajat bersama, mempertemukan doa-doa umat dengan semangat kebangsaan. Kegiatan ini dimaknai sebagai ikhtiar batiniah untuk keselamatan bangsa, persatuan umat, serta keberkahan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Acara ini terbuka untuk jamaah umum dan dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mencerminkan kebersamaan dalam bingkai iman, adat, dan persaudaraan kebangsaan. Dihadiri Ulama, Umara, dan Diraja Nusantara Selain Maharaja Kutai Mulawarman, Dzikir Kebangsaan ini juga dimuliakan dengan kehadiran para ulama kharismatik, tokoh pemerintahan (umara), serta perwakilan Diraja Nusantara, antara lain: •Duli Yang Amat Mulia Sripaduka Puti Dayang Dwatei RAy. Nova Sasranusdila, S.Sos., M.Soc., Yang Dipertuan Puti Dayang Dwatei Depati Tiang Alam (Rejang Lebong, Bengkulu); •Duli Yang Teramat Mulia Sripaduka Pangeran Ratu Rb. Abi Munawir Al Madani Mertakusuma; •Paduka Yang Mulia Pangeran Ery Affandi Yusuf, Menteri Kerajaan Kutai Mulawarman; •Duli Yang Teramat Mulia Sripaduka Dr. (H.C.) Andi Syahriansyah Alwi A, B.App.N, MBE, SAA, Arung Paroto Kerajaan Bone (Sulawesi Selatan); •Paduka Yang Mulia H. Taufiq Syaerozi, •Keratuan Pangeran Jayakarta; •Paduka Yang Mulia Muhtiar Arif, Panglima LPAJ Keratuan Pangeran Jayakarta; •Paduka Yang Mulia Sukirno, Panglima Askar Jayakarta. Penerima Karunia Kaseh Maharaja Kutai Mulawarman Karunia Kaseh dan penghormatan adat dianugerahkan kepada sejumlah tokoh nasional, ulama, dan pemimpin daerah, di antaranya: •DR (H.C) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya •KH. Ali Mas’adi •DR (H.C) Ir. KH. A. Helmy Faishal Zaini, S.T., M.Si. •Syekh Ahmad Rouhi El Dhaibi Al Jailani (cucu ke-28 Maulana Syekh Abdul Qodir Al Jailani) •Syekh El Dhaibi Ibrahim Amin (cucu ke-28 •Maulana Syekh Abdul Qodir Al Jailani) •Andra Soni, S.M., M.AP. (Gubernur Banten) •Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si. (Bupati Tangerang) •Oman Apriaman, SKM., S.IP. (Camat Rajeg) •KH. Fadli Akhyar •KH. Tubagus Sehabudin Assa’iddiy •KH. Tubagus Fahman Arafat, serta para tokoh dan sesepuh lainnya. Pesan Persatuan dan Spirit Adat Nusantara Panitia menegaskan bahwa penganugerahan Karunia Kaseh dalam Dzikir Kebangsaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pesan moral dan spiritual bahwa adat, agama, dan kebangsaan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam membangun peradaban Indonesia. Melalui dzikir dan Karunia Kaseh ini, masyarakat diajak untuk merenungi bahwa kekuatan bangsa tidak hanya dibangun oleh kebijakan dan kekuasaan, tetapi juga oleh doa, akhlak mulia, kearifan adat, serta ketundukan kepada Allah SWT.(*) Media Center Majelis Adat INDONESIA
Bogor, 26 April 2025 – Tokoh-tokoh seni dan budaya Sunda kembali berkumpul dalam momen sakral peletakan batu pertama pembangunan Pesanggrahan Sekar Kedaton Galuh Pakuan Pajajaran yang berlokasi di Kampung Manggareah,…
Sign in to your account
