Jakarta 19 Juli 2026 – Dalam rangka memperkuat visi, misi serta keberlanjutan perjuangan, para pendiri dan seluruh jajaran Partai Berkarya Nusantara gelar acara silaturahmi. Acara berlangsung di artotel mangkuluhur, jakarta. Selain dihadiri oleh para pendiri, pengurus pusat, perwakilan dewan pimpinan wilayah dari berbagai provinsi, juga hadir para narasumber ahli program ekonomi kerakyatan. Dalam sesi talkshow yang dilaksanakan dijabarkan pembahasan mendalam terkait hilirisasi ekonomi kerakyatan. Para pakar ekonomi akan dilibatkan secara aktif untuk mengembangkan dan membesarkan Partai ke depan. Langkah ini ditempuh sebagai wujud komitmen dalam memperkuat dukungan terhadap Program AstaCita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam doorstop wawancara Ketua Umum Partai Berkarya Nusantara Neneng A. Tutty menjelaskan langkah dan misi utama partai ke depan
“kami tegaskan dengan teguh partai ini akan selalu mendukung seluruh program pemerintahan yang sedang berjalan di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo, kami siap berkontribusi penuh dalam bidang sosial, ekonomi, seni dan budaya, serta menjunjung tinggi nilai-nilai religius, sesuai dengan semangat berkarya nusantara untuk membantu dan menyukseskan agenda pemerintahan” ucapnya.
Terkait status kemandirian Partai Neneng juga menegaskan
“tidak ada hubungan apapun dengan Partai lama tapi alhamdulilah seluruh ada disini, Partai ini benar-benar baru dibentuk dengan jajaran yang telah terverifikasi dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku” tambahnya.
Selaras dengan yang disampaikan Neneng, Sekretaris Jenderal Brigjen TNI (Purn) Achmad Said juga menyampaikan
“kita tetap mengawal pembangunan nasional khususnya aspek kesejahteraan masyarakat terutama bidang ekonomi sosial termasuk bidang bidang keperluan rakyat” ucapnya.

Sementara itu salahsatu Pendiri Partai Berkarya Nusantara H. Darmawan juga menyampaikan
“perlu saya sampaikan dengan tegas bahwasanya Partai Berkarya Nusantara ini hanya ada satu tidak ada duanya di indonesia, kepemimpinannya utuh di bawah ibu Neneng A Tutty dan Dewan Pembinanya adalah Bapak Hutomo Mandala Putra atau yang kita kenal pak Tommy Soeharto, oleh karena itu seluruh rekan-rekan di daerah masing-masing provinsi, segera ajukan permohonan dan lengkapi semua persyaratan sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Jenderal agar segera bisa kita proses untuk disahkan secara resmi di Kemenkumham” ucapnya dengan tegas seraya menutup pembicaraan. (EZ)


