BOGOR 18 Juli 2026 – Partai Persatuan Relawan Indonesia Raya (PERINDRA) menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran yang menitikberatkan pada ketahanan pangan serta pelestarian kearifan lokal.
Sebagai partai yang lahir dari inisiatif para relawan, PERINDRA berkomitmen mendukung sepenuhnya pelaksanaan program tersebut. Salah satu langkah nyata akan dimulai di Provinsi Papua Barat, melalui kerja sama dengan pemegang hak ulayat di bawah koordinasi Ketua DPW Partai PERINDRA Papua Barat, Abu Bakar Damba. Rencananya akan dibuka lahan pertanian rakyat seluas sekitar 3.000 hektare yang manfaatnya akan disalurkan sebesar-besarnya bagi masyarakat setempat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai PERINDRA, Arthur Ibrahim, di sela-sela kegiatannya di Bogor kepada awak media.
“Kami berencana bersama para investor membuka lahan pertanian seluas-luasnya di wilayah Kaimana dan sekitarnya, Papua Barat. Lahan tersebut nantinya akan ditanami komoditas kopi maupun palawija, dengan tetap menjaga kearifan lokal dan tidak merusak lingkungan hidup di sekitarnya,” ujar Arthur.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa prioritas ketahanan pangan tidak hanya diarahkan ke Papua saja, melainkan juga akan digalakkan di seluruh daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) di Indonesia. Langkah ini bertujuan mendukung program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih, dengan menciptakan petani baru serta lahan pertanian produktif untuk memenuhi kebutuhan bahan baku sayuran, buah-buahan, hingga hasil peternakan.
“Kita akan menerapkan sistem pertanian dengan teknologi canggih yang diadopsi dari pertanian modern negara Australia, Tiongkok, maupun Jepang, namun tetap selaras dengan karakteristik dan kearifan lokal bangsa,” pungkas Arthur Ibrahim seraya menutup pembicaraan. (EZ)


