Kompol Rezeki Revi Respati, S.H., S.I.K., M.Si., dikenal sebagai salah satu perwira polisi yang aktif dan berdedikasi di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat, posisi strategis yang menempatkannya di garis depan penanganan berbagai kasus kejahatan di ibu kota.
Latar Belakang dan Perjalanan Pendidikan
Kompol Respati lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2010 dari angkatan Dharma Ksatria. Semangatnya untuk terus mengembangkan diri tidak berhenti di situ. Ia melanjutkan pendidikan akademisnya hingga meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Sarjana Ilmu Kepolisian melalui PTIK, serta gelar magister sains (M.Si) dari Universitas Indonesia.
Ketertarikannya pada dunia kepolisian tumbuh sejak masa SMA, terinspirasi oleh sejumlah film aksi yang menampilkan pasukan khusus seperti SWAT dan FBI. Perjalanannya menuju Akpol pun tidak mudah, karena ia sempat dua kali mengalami kegagalan sebelum akhirnya berhasil lolos pada kesempatan ketiga berkat latihan yang lebih maksimal. Ketekunan ini mencerminkan semangat pantang menyerah yang menjadi salah satu ciri khasnya.
Prestasi dan Kompetensi di Bidang Kepolisian
Selama menjalani karier di kepolisian, Kompol Respati telah menorehkan sejumlah pengalaman dan prestasi, di antaranya meraih Juara 1 Nasional dalam Lomba Ketangkasan Brigade Mobil serta pengalaman terjun payung freefall di Pondok Cabe. Prestasi-prestasi ini menunjukkan kesiapan fisik dan mental yang tinggi dalam menjalankan tugas kepolisian, khususnya di bidang taktis dan operasional.
Di luar tugas kedinasan, ia juga dikenal memiliki sejumlah hobi yang mendukung kebugaran dan ketangkasannya, yaitu berenang, golf, dan menembak.
Dedikasi dalam Penegakan Hukum
Sebagai Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Respati aktif turun langsung dalam penanganan kasus-kasus kejahatan di wilayah hukumnya. Salah satu contohnya adalah penanganan kasus perampasan kendaraan bermotor disertai kekerasan (begal) di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada akhir tahun 2024. Dalam kasus tersebut, tim Satreskrim Polres Jakarta Pusat yang dipimpinnya berhasil mengungkap dan mengidentifikasi para pelaku melalui pemeriksaan tempat kejadian perkara, rekaman kamera pengawas, serta keterangan saksi dan informan. Ketelitian dan kecepatan kerja tim di bawah arahannya menjadi bukti nyata komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Filosofi Pengabdian
Bagi Kompol Respati, profesi sebagai anggota kepolisian bukan sekadar pekerjaan, melainkan bagian dari ibadah. Ia meyakini bahwa melayani dan membantu sesama dengan tulus dan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan merupakan amalan kebaikan yang membawa manfaat di kemudian hari. Filosofi ini menjadi landasan sikapnya dalam menjalankan tugas sehari-hari, baik dalam penegakan hukum maupun interaksi dengan masyarakat.
Kepercayaan dalam Tugas Seremonial Kenegaraan
Kepercayaan terhadap kapasitas kepemimpinan Kompol Respati juga tampak dari penunjukannya sebagai Komandan Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Museum Sasmita Loka Ahmad Yani, Menteng, Jakarta Pusat, pada 1 Oktober 2024. Momen ini istimewa karena menjadi kali pertama dalam 58 tahun terakhir upacara peringatan tersebut digelar di museum yang didedikasikan untuk mengenang Pahlawan Revolusi Jenderal Ahmad Yani. Acara ini turut dihadiri putri ketiga Jenderal Ahmad Yani, Amelia Achmad Yani, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro. Kompol Respati mengungkapkan bahwa dirinya turut terharu saat mendengarkan pembacaan puisi yang mengenang perjuangan para pahlawan revolusi dalam upacara tersebut.
Perjalanan karier Kompol Rezeki Revi Respati, dari perwira muda hingga menduduki posisi Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, mencerminkan kombinasi antara kompetensi profesional, semangat pengabdian, dan nilai-nilai kebangsaan. Latar belakang pendidikannya yang kuat, prestasi di bidang ketangkasan kepolisian, serta dedikasinya dalam penegakan hukum menjadikannya salah satu sosok perwira Polri yang layak menjadi teladan, khususnya bagi generasi muda yang bercita-cita mengabdi kepada negara.


