Pemimpinmasadepan.news – Lebakgedong bergemuruh oleh semangat kepramukaan. Pondok Pesantren La Tansa kembali menggelar agenda tahunannya yang paling dinantikan. PELANGI XVI-XVIII (Perkemahan La Tansa Gali Inovasi), sebuah perhelatan akbar yang mempertemukan ratusan andika pramuka dari berbagai penjuru pondok pesantren di Indonesia. Lebih dari sekedar arena kompetisi, PELANGI hadir sebagai ruang kolaborasi bagi para peserta untuk belajar, berkarya, mencoba hal-hal baru dan merajut tali persahabatan dalam balutan suasana yang energik dan dinamis.
Panggung Kreativitas Tanpa Batas
Tahun ini, PELANGI mencatatkan antusiasme yang tinggi dengan kehadiran 500 andika pramuka dari 21 pondok pesantren. Para peserta tersebut terbagi ke dalam 47 kontingen -25 kontingen putra dan 22 kontingen putri- membawa karakter, talenta, serta warna tersendiri yang menghidupkan setiap detik kegiatan. Koordinator Gerakan Pramuka, kak Rosda Diana, S.Pd.I. mengungkapkan bahwa “pertumbuhan jumlah peserta dari tahun ke tahun merupakan buah dari konsistensi penyelenggaraan yang menarik, terorganisir dan profesional.” Salah satu daya pikat utama yang membedakan PELANGI dari perkemahan pada umumnya adalah megahnya panggung pentas seni. Perpaduan tata cahaya (lighting) modern, layar videotron, serta ragam kompetisi kreatif memberikan kebebasan penuh bagi para peserta untuk mengekspresikan bakat terbaik mereka secara maksimal.
Esensi Sejati Perkemahan
Di balik semaraknya kompetisi, pesan moral yang mendalam menjadi inti dari penyelenggaraan acara ini. “Jangan hanya membawa pulang hasil perlombaan, tetapi juga pengalaman serta kesan yang positif.” ujar kak Rosda yang berpesan agar para peserta senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan memaknai perkemahan secara lebih luas. Senada dengan hal tersebut, panitia PELANGI, kak Falisha Savaira Mufad, melihat setiap peserta hadir membawa cerita dan energi positifnya masing-masing. Bagi Falisha, esensi PELANGI terletak pada keberanian untuk mencoba, keluar dari zona nyaman dan mempererat ikatan persaudaraan. Trofi juara hanyalah bonus; pengalaman baru, teman seperjuangan dan memori kolektif adalah buah terindah yang dibawa pulang.
PELANGI 2026 membuktikan bahwa pramuka masa kini adalah pramuka yang adaptif, inovatif dan penuh warna. Datang membawa semangat, pulang membawa cerita.
PELANGI 2026 – Beragam warna, satu cerita, satu persaudaraan.
Oleh: Falisha Savaira (santriwati kelas 6)


