JAKARTA, 25 Mei 2026 – Ibadah syukur HUT ke-1 Perhimpunan Minahasa Raya (PMR) digelar Senin (25/5) di Resto De Tuna, Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, pukul 18.00–20.00 WIB dengan tema “Kasih Allah Yang Mempersatukan” (Kolose 3:14).
Acara dimulai dengan prosesi masuk para pendiri diiringi lagu “Opo Wana Natas”, doa oleh Deddy Siregar, dan pemaparan sejarah PMR oleh Hanny Potabuga. Pdt Ellen R. Laotongan, S.Th., dalam khotbahnya berdasar Mazmur 16:11, menekankan pentingnya mengandalkan Tuhan dan tetap bersatu meski ada perbedaan. “Harus yakin, Perhimpunan Minahasa Raya ini akan menjadi besar. Segala persoalan pasti ada jalan keluarnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini diumumkan bahwa PMR akan segera dikukuhkan secara resmi sebagai bentuk pemantapan kelembagaan organisasi.
Hadir dalam acara antara lain Dewan Pembina/Wakil Ketua Mayjen TNI (Purn) Ivan Pelealu, Penasihat Brigjen Pol (Purn) Johan Sumampouw, sesepuh Alfred Inkiriwang, Ivan Pantouw, Stenly, Jan Wowor, Ketua PMR Jak Tumewan, Sekretaris Steven Sahelangi, serta ratusan pengurus dan anggota.
Perayaan ditutup dengan harapan besar agar setelah dikukuhkan nanti, PMR semakin kokoh berdiri, semakin besar pengaruhnya, dan senantiasa dipenuhi kasih Allah yang mempersatukan seluruh anak bangsa Minahasa Raya. (EZ)


