Jakarta 18 Maret 2025 – Warga Grogol korban gusuran RSJ Soeharto Heerdjan diterima audensi oleh Komnas Ham RI di Menteng Jakarta Pusat pada pukul 13.30 Siang Senin 17 Maret 2025. Perwakilan Warga diterima oleh Wakil Ketua Komnas Ham Pramono Ubaid Thantowi.

Hasil dari audiensi adalah, Komnas Ham menerima laporan dari warga juga meminta kepada warga yang hadir untuk mengumpulkan data. Data yang dimaksud adalah daftar warga yang membuat laporan. Juga Komnas Ham akan memanggil pihak terkait yaitu Kementerian Kesehatan RSJ, Polda Metro Jaya, Mabes TNI AD dalam waktu dekat ini. Selain itu Komnas Ham menyatakan akan memfasilitasi warga korban gusuran dengan pihak Kemenkes untuk mencari solusi terbaik dari penggusuran tersebut.
Dihubungi melalui seluler salah satu warga yang turut hadir dalam audiensi, Ibu Ros menyampaikan “terimakasih Komnas Ham sudah menerima kami, mencatat keluhan kami, kami yakin Bapak bisa membantu kami” ucapnya.
Ia juga menambahkan
“Masa kami dapat konpensasi 1 juta kalah dong sama korban gusuran kolong tol mereka dapat 70 juta, kami disini bayar PBB setiap tahunnya terus PBB itu atas nama perorangan loh bukan atas nama Kemenkes atau RSJ” ujarnya
“kami tingal disana ada yang mulai dari tahun 1971 lebih dari 50 tahun kami tinggal di sana terus listrik kami yang pasang, pam kami yang pasang makannya di rekening pln dan pdam itu atas nama kami penghuni bukan atas nama Kementerian atau Rumah Sakit, dan kami hadir ke Komnas Ham untuk meminta kepada Komnas Ham membantu kami untuk memperoleh keadilan ganti rugi yang layak, karena kami seperti Binatang diusir oleh mereka pada tanggal 26/02/2025, kami dihantui oleh ketakutan yang mendalam saat penggusuran terjadi mereka pihak Rumah Sakit mempergunakan aparat TNI dan POLRI untuk mengusir kami” ucapnya seraya menutup pembicaraan. (RED)