Palu – Pelantikan pengurus Perisai Syarikat Islam Sulawesi Tengah berlangsung khidmat dan sarat nuansa religius. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen Perisai Syarikat Islam dalam menjalankan peran sosial dan keumatan di tengah masyarakat.
Acara pelantikan semakin istimewa dengan kehadiran penyanyi religi nasional, Sulis Cinta Rasul, yang melantunkan shalawat serta lagu religi. Lantunan tersebut menghadirkan suasana khusyuk dan menambah kekuatan spiritual dalam rangkaian acara. Ratusan tamu undangan tampak larut dalam kekhidmatan saat shalawat dikumandangkan.
Momen haru sekaligus penuh makna tercipta ketika Sulis mengajak anak-anak difabel untuk bernyanyi bersama. Dengan penuh semangat dan ketulusan, anak-anak tersebut turut melantunkan shalawat, menghadirkan suasana yang menyentuh hati sekaligus menebarkan kebahagiaan. Kebersamaan ini menjadi simbol inklusivitas dan kepedulian sosial yang dijunjung tinggi oleh Perisai Syarikat Islam.
Pelantikan dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta jajaran pengurus dan kader Perisai Syarikat Islam dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Kehadiran para undangan mencerminkan dukungan terhadap eksistensi dan peran strategis organisasi dalam menjaga persatuan umat serta memperkuat peran pemuda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Ketua Perisai Syarikat Islam menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal pengabdian pengurus baru untuk bekerja nyata di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta semangat persaudaraan. Cabang-cabang Perisai Syarikat Islam diharapkan mampu bersikap proaktif terhadap berbagai isu dan persoalan sosial di Sulawesi Tengah, serta menjadi motor penggerak bagi seluruh elemen masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Perisai Syarikat Islam berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial, pembinaan generasi muda, serta menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial. Organisasi ini diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, religius, dan berkeadaban.
Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan lantunan shalawat, sebagai simbol dimulainya masa khidmat kepengurusan baru Perisai Syarikat Islam dengan semangat persatuan, pengabdian, dan keberkahan.


