PemimpinMasaDepan.News, -Jakarta-Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, mengajak segenap elemen bangsa untuk bersatu dalam doa, kemanusiaan, dan pembangunan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Ajakan tersebut disampaikan saat AHY memberikan sambutan secara virtual dalam acara Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan pada Senin (12/1/2026).
“Selamat Hari Natal Tahun 2025 kepada saudara-saudaraku yang merayakannya di mana pun berada. Semoga Natal senantiasa menghadirkan kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi kita semua,” ucap AHY dalam siaran tertulis pada Selasa (13/1/2026).
Meski tidak hadir secara fisik di lokasi acara karena sedang menjalankan tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Timur, AHY menegaskan bahwa hati dan doanya tetap bersama seluruh hadirin.
“Natal mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu hadir, dekat, dan menyertai kita semua, terutama ketika kita menghadapi berbagai tantangan dan ujian yang begitu berat,” kata AHY.
Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional 2025 Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan kegiatan bakti sosial pada 19 hingga 23 Desember 2025 dengan mengunjungi 10 panti asuhan, panti jompo, serta lembaga pelayanan disabilitas di wilayah Jabodetabek.
Ia menjelaskan, dari rangkaian kegiatan tersebut tercatat sebanyak 771 orang menerima manfaat, yang terdiri atas anak-anak panti asuhan dan penyandang disabilitas. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok sehari-hari.
Sedangkan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa Partai Demokrat juga turut menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan kader yang terlibat dalam menyukseskan Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat yang secara rutin diselenggarakan setiap tahun.
“Kami juga ke depan akan merayakan berbagai kegiatan hari besar keagamaan. Hal ini dilakukan dalam rangka membangun kebersamaan dan menumbuhkan kesadaran bahwa rasa persatuan dan kesatuan bangsa harus terus dipupuk dan dibina,” ujar Herman.
Sebagai partai yang memiliki ideologi nasionalis-religius serta senantiasa menempatkan nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap perbedaan keyakinan sesama anak bangsa, AHY kembali mengajak segenap anak Indonesia untuk bersatu, tidak hanya dalam doa, tetapi juga dalam aksi nyata membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ketua Umum DPP Perisai Kebenaran Nasional (PKN), Dikaios Mangapul Sirait, S.H, menghadiri Perayaan Natal Partai Demokrat Tahun 2025 yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan.
Dalam wawancara dengan awak media, Mangapul Sirait menyampaikan bahwa perayaan Natal ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum penting untuk memperkuat persatuan nasional di tengah keberagaman bangsa.
“Saya Mangapul Sirait, Ketua Umum DPP Perisai Kebenaran Nasional (PKN), merasa terhormat diundang dalam perayaan Natal Partai Demokrat ini. Acara seperti ini mencerminkan jati diri bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan persaudaraan lintas iman,” ujar Mangapul.
Ia menilai kehadiran para tokoh agama dari berbagai denominasi dan latar belakang daerah menunjukkan bahwa Indonesia memiliki fondasi kebangsaan yang kuat.
“Kita patut berharap, memasuki tahun 2026 bangsa kita mampu menjadi bangsa yang bangkit, bangsa yang mengubah nasibnya menjadi lebih baik, dengan semangat kebersamaan dan persatuan yang terus terjaga,” lanjutnya.
Mangapul Sirait menambahkan bahwa perayaan Natal seperti ini menjadi pengingat bahwa keharmonisan, toleransi, dan persatuan merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Indonesia.
“Dengan Perayaan Natal seperti ini diharapkan stabilitas dan kemajuan Indonesia dapat lebih dimajukan kembali, tanpa ada embel-embel perpecahan bangsa, mengingat juga banyak saudara dan saudari kita yang terkena bencana alam, seperti di Aceh dan Sumatera Utara, ini harus jadi pengingat kita ke depan terkait penguat persatuan dan kesatuan Nasional di hingga ke seluruh pelosok Indonesia,” terangnya.
“Melalui Natal ini, kita berharap kebersamaan dalam persatuan bangsa terus terpelihara dan semakin kokoh, demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.
Perayaan berlangsung dalam suasana penuh sukacita, doa bersama, dan pesan perdamaian, mencerminkan komitmen seluruh elemen bangsa untuk terus merawat persatuan dalam keberagaman.


