Foto: Istimewa (Dok.Google/Ist)
Surakarta — Freestyle Boxing Organization (FBO) Indonesia kembali menorehkan sejarah dengan sukses menggelar Exhibition Fight International Freestyle Boxing bertajuk “DUEL”, yang mempertemukan petarung Indonesia dan Timor Leste, pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Nawa Bistro (Tawa Bistro), Jalan Prof. Dr. Supomo No. 69, Surakarta.
Ajang internasional ini menjadi momentum penting dalam penguatan diplomasi olahraga, sportivitas lintas negara, serta komitmen FBO Indonesia dalam membangun ekosistem olahraga tarung yang profesional dan bermartabat.
Kegiatan ini tidak hanya menyajikan pertandingan berkelas internasional, tetapi juga menegaskan peran olahraga sebagai sarana persatuan, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.
Dewan Pembina FBO Indonesia, Laksma TNI (Purn) Heri Suyanto, S.Mn. menegaskan bahwa FBO Indonesia hadir bukan semata sebagai organisasi olahraga prestasi, melainkan juga wadah pembinaan sosial dan moral generasi muda.
Menurutnya, olahraga freestyle boxing harus menjadi ruang kegembiraan yang sehat, produktif, dan berdaya guna bagi pemuda Indonesia.”FBO ini kami dorong sebagai ajang kegembiraan sekaligus pembinaan bagi generasi muda. Melalui olahraga, energi pemuda diarahkan ke kegiatan positif, disiplin, dan berprestasi, sehingga mampu mengikis pengaruh negatif seperti tawuran, narkoba, dan pergaulan bebas,” Ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas perkembangan FBO Indonesia yang dinilai semakin diminati dan membanggakan.
“Selamat dan sukses untuk FBO Indonesia. Ini sangat menggembirakan. Peminatnya terus bertambah dan kualitasnya semakin baik. Saya optimistis FBO Indonesia ke depan akan semakin maju dan memberi manfaat luas bagi bangsa,” tambahnya.
Apresiasi turut disampaikan oleh Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza, selaku Dewan Kehormatan FBO Indonesia. Ia menilai kegiatan yang digelar FBO Indonesia merupakan contoh nyata olahraga yang memiliki dampak sosial positif.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan FBO Indonesia hari ini. Penyelenggaraannya sangat baik dan memberikan nilai positif bagi generasi muda. Semoga seluruh agenda FBO Indonesia ke depan berjalan sukses dan lancar,” ungkap Welfizon.
Menurutnya, FBO Indonesia telah menjadi wadah strategis untuk menyalurkan hobi, bakat, dan semangat juang pemuda melalui olahraga yang terarah dan profesional.
“Ini menjadi penyemangat bagi lahirnya kegiatan-kegiatan olahraga berikutnya yang kreatif dan membangun,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum FBO Indonesia sekaligus Presidente Federasaun Timor Leste, Ferdinand Weimar DJ, menegaskan bahwa Exhibition Fight “DUEL” memiliki makna yang melampaui sekadar pertandingan.
“Exhibition Fight ini adalah pesan terbuka bahwa olahraga merupakan bahasa persatuan. Freestyle boxing bukan hanya soal adu teknik dan kekuatan, tetapi tentang kehormatan, disiplin, sportivitas, dan saling menghormati antarbangsa,” tegas Ferdinand.
Ia menilai pertemuan atlet Indonesia dan Timor Leste dalam satu arena merupakan simbol kedewasaan olahraga serta komitmen bersama membangun hubungan internasional yang sehat dan bermartabat.
“Kami ingin para atlet bertanding dengan hati yang jernih, menjunjung sportivitas, dan membawa nama bangsa masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Inilah esensi freestyle boxing yang dibangun FBO Indonesia,” lanjutnya.
Dalam rangkaian kegiatan Exhibition Fight “DUEL”, FBO Indonesia juga memberikan Piagam Penghargaan kepada para tokoh dan sponsor yang telah berkontribusi aktif mendukung terselenggaranya ajang internasional ini.
Pemberian piagam tersebut merupakan bentuk apresiasi FBO Indonesia terhadap sinergi dunia olahraga dan dunia usaha dalam mendorong pengembangan freestyle boxing yang profesional, mandiri, dan berkelanjutan. Piagam ditandatangani langsung oleh Ferdinand Weimar DJ dan Frederico Florindo selaku perwakilan Glong Han Fighting.
FBO Indonesia juga menegaskan keseriusannya dalam menjaga standar pertandingan melalui Pelatihan dan Sertifikasi Wasit–Juri Freestyle Boxing Tingkat Nasional yang digelar pada 25 Januari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, FBO Indonesia secara resmi menerbitkan Sertifikat No. 03/FBO/BPW/I/2026 kepada Poei Yonanta Pratama, yang dinyatakan LULUS, sebagai bagian dari penguatan profesionalisme dan keadilan pertandingan.
Atlet Unggulan dan Hadiah Bergengsi
Untuk memperkuat kontingen Indonesia, FBO Indonesia menurunkan atlet-atlet terbaik nasional, di antaranya Alin Anggriyanto (52 Kg) dan Faisal Giru (56 Kg), yang bertanding dalam format Street Boxing, Freestyle Boxing, dan MMA, baik kelas amatir maupun profesional, sesuai regulasi resmi FBO.
Sebagai bentuk apresiasi, petarung pemenang asal Indonesia tidak hanya memperoleh medali emas, tetapi juga hadiah satu unit sepeda motor, menambah gengsi dan motivasi atlet.
Agenda Strategis FBO Indonesia ke Depan
Ke depan, FBO Indonesia akan melanjutkan berbagai agenda strategis, antara lain:
Exhibition Freestyle Boxing tingkat nasional dan internasional Sertifikasi atlet, pelatih, serta wasit–juri Kolaborasi dengan komunitas, institusi, dan negara sahabat dalam semangat “FBO Indonesia”
Peneguhan FBO Indonesia sebagai rumah besar pembinaan atlet dan generasi muda Indonesia
Menutup rangkaian kegiatan, Ferdinand Weimar DJ menyampaikan pesan kebangsaan “Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan. Namun karakter, integritas, dan kehormatan adalah nilai yang abadi. Melalui FBO Indonesia, kami ingin melahirkan generasi yang kuat secara fisik, matang secara mental, dan teguh sebagai Anak Indonesia.”


