JAKARTA, 26 OKTOBER 2026 — Sebagai wujud nyata dukungan terhadap misi Asta Cita Prabowo-Gibran Poin ke-4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, prestasi olahraga, serta penguatan peran pemuda, Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) kembali bersiap menyelenggarakan kejuaraan tinju bergengsi untuk memperebutkan Sabuk Emas Presiden Republik Indonesia yang ke-3. Hal ini disampaikan oleh Ketua Harian FTPI, Willy Indra Yunan saat dihubungi melalui telepon seluler sesat setelah selesai rangkaian syukuran HUT ke-75 Presiden RI Prabowo Subianto yang dilaksanakan di Paviliun Cikditiro Menteng 17 Oktober 2026, lalu.
“kami sedang mempersiapkan Kejuaraan Tinju Era Prestasi Indonesia Sabuk Emas Presiden yang untuk ketiga kalinya yang akan kami gelar tahun 2027 nanti.”
Willy menambahkan, FTPI terus berupaya mendorong kemajuan olahraga tinju nasional dengan harapan besar yaitu lahirnya kembali petinju dunia dari Indonesia.
“harapan kami sederhana agar muncul lagi petinju dunia dari tanah air, semoga lahir Elias Pical-Elias Pical baru, Beliau adalah juara dunia tinju pertama asal Indonesia, dari Ambon kebanggaan kita semua.” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum FTPI sekaligus Ketua Umum Relawan Berkarya Nasional, Neneng A. Tutty, menyampaikan hal senada.
“Relawan Berkarya Nasional telah menyumbang sekitar 6 juta suara pada Pemilu lalu kepada Bapak Prabowo, saya telah sampaikan komitmen kami untuk terus memajukan olahraga tinju di Indonesia, caranya ya dengan memperbanyak ajang perebutan sabuk kejuaraan, seperti yang disampaikan Pak Willy, kami kini tengah mematangkan persiapan Sabuk Emas Presiden yang ke-3.” ucap Neneng.
Perlu diketahui, olahraga tinju profesional Indonesia sempat surut beberapa tahun terakhir. Namun mulai bangkit kembali di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo, di mana FTPI di bawah kepemimpinan Neneng A. Tutty 2 kali menggelar kejuaraan tinju perebutan Sabuk Emas Presiden. Kini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, gelaran kejuaraan tersebut memasuki babak ketiganya, sebuah tonggak harapan bahwa tidak lama lagi, Indonesia kembali melahirkan juara dunia tinju di panggung internasional. (RED)


