Depok, 18 Agustus 2026 — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Depok turut berpartisipasi dalam Prolution 2026, kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia (UI) pada Selasa, 18 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, PLN UP3 Depok hadir sebagai sponsor sekaligus membuka booth untuk memperkenalkan layanan dan inovasi kelistrikan kepada para peserta.
Salah satu agenda utama kehadiran PLN UP3 Depok dalam Prolution 2026 adalah sesi presentasi mengenai kelistrikan, khususnya pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Materi tersebut disampaikan langsung oleh Manager PLN UP3 Depok, Ramdani Agustiyansah, yang memberikan pemahaman kepada peserta mengenai perkembangan ekosistem kendaraan listrik dan kesiapan infrastruktur pengisian daya di Indonesia.
Dalam paparannya, Ramdani menjelaskan bahwa perkembangan kendaraan listrik perlu didukung dengan ketersediaan infrastruktur pengisian yang memadai. PLN terus mendorong pembangunan dan pengembangan SPKLU sebagai bagian dari komitmen mendukung ekosistem kendaraan listrik sekaligus transisi energi yang lebih bersih.“Kehadiran SPKLU menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. PLN terus berkomitmen menyediakan infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang mudah diakses, andal, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Melalui Prolution 2026, kami juga ingin mengajak generasi muda untuk memahami bahwa transformasi energi membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan kesiapan teknologi,” ujar Ramdani.
Selain memberikan presentasi, PLN UP3 Depok juga membuka booth PLN yang menjadi ruang interaksi dengan peserta Prolution 2026. Melalui booth tersebut, PLN memperkenalkan berbagai layanan dan inovasi kelistrikan, termasuk informasi mengenai SPKLU serta layanan digital PLN melalui PLN Mobile.
Ramdani menambahkan, keterlibatan PLN dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi menjadi kesempatan strategis untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan generasi muda.“Kami sangat mengapresiasi Universitas Indonesia yang memberikan ruang bagi PLN untuk hadir dan berbagi pengetahuan dalam Prolution 2026. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai sektor ketenagalistrikan, khususnya perkembangan kendaraan listrik dan infrastruktur pendukungnya, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengapresiasi partisipasi PLN UP3 Depok dalam Prolution 2026. Menurutnya, keterlibatan PLN dalam kegiatan pendidikan dan inovasi merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi.“PLN terus mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem inovasi dan meningkatkan literasi energi di kalangan generasi muda. Topik kendaraan listrik dan SPKLU sangat relevan dengan perkembangan sektor energi saat ini. Kami berharap interaksi seperti ini dapat melahirkan ide dan inovasi baru yang mendukung percepatan transformasi energi di Indonesia,” ujar Muhammad Joharifin.
Ia menambahkan bahwa Jawa Barat memiliki peran penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik, sehingga PLN akan terus memperkuat kesiapan infrastruktur kelistrikan dan SPKLU untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Keikutsertaan PLN UP3 Depok dalam Prolution 2026 menjadi wujud komitmen PLN untuk semakin dekat dengan generasi muda, memperluas literasi kelistrikan, serta memperkenalkan berbagai inovasi yang tengah dikembangkan PLN dalam mendukung masa depan energi Indonesia yang lebih berkelanjutan.


