Saat ini jumlah Petani Indonesia yang aktif bekerja mencapai 28 juta jiwa dan jumlah Buruh Mencapai 38 juta jiwa dari 147 juta jiwa yang aktif bekerja.
Hal ini menjadi fokus utama partai Perindra dalam membela dan memperjuangkan nasib para petani dan Buruh untuk kelayakan hidup mereka. Jadi kaum bituh dan petani di Indonesia itu mencapai 66 juta jiwa yang menjadi pondasi negara kita yang mana kesejahteraan mereka saat ini belum pernah mereka rasakan. Pergantian Pemerintah dari periode kemerdekaan hingga era Reformasi kelayakan hidup mereka masih jauh dari kesejahteraan. Untuk itu Perindra hadir untuk terus berjuang agar mereka mendapatkan penghasilan dan upah yang layak sesuai kebutuhan hidup mereka.
Sejarah bangsa ini belum pernah mencatat tentang kesejahteraan masih kaum butuh dan petani namun Nama mereka selalu dipakai jualan politik untuk mencari simpati rakyat sehingga dari pemerintahan pertama hingga ke delapan nama mereka hanya dipakai untuk slogan – slogan politik yang kenyataannya kehidupan mereka masih dalam kemiskinan. Hal ini memacu hasrat Partai Perinda untuk selalu hadir ditengah – tengah kaum Buruh dan petani dan mendengarkan keluhan dan keinginan mereka. Pastinya nanti apa yang menjadi keluhan dan keinginan mereka akan kita sampaikan langsung ke Pemerintahan agar kehidupan mereka lebih diperhatikan baik dalam peningkatan hasil para petani dan upah yang layak bagi kaum buruh.
Dalam kesempatan beberapa waktu yang lalu Arthur Ibrahim sebagai Plt Ketua Umum Partai Perindra berkunjung ke sebuah desa di kabupaten Sidoarjo provinsi Jawa Timur dimana salah satu Bumdesnya menjalankan Program Asta cita Prabowo Gibran dengan membuka tanaman organik Buah Melon.
Arthur Ibrahim menyampaikan bahwa Inovasi Pertanian Berkelanjutan dalam Ketahanan Pangan Nasional harus terus dilaksanakan.
Dengan Hadirnya Perkebunan Hidroponik Buah Melon di Desa Sido Joyo Watugolong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan inovasi pertanian dengan melaksanakan kegiatan penanaman melon secara hidroponik. Program ini merupakan bagian dari upaya BUMDesa Sido Joyo Watugolong dalam meningkatkan perekonomian warga dan memperkenalkan metode bercocok tanam yang ramah lingkungan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh BUMDesa ini berlangsung di area desa dan melibatkan sejumlah petani serta warga setempat. Melalui metode hidroponik, penanaman melon diharapkan mampu menghasilkan buah yang berkualitas tinggi dengan efisiensi penggunaan air dan lahan yang lebih optimal. Selain itu, program ini juga mendukung pengurangan ketergantungan terhadap lahan pertanian konvensional yang membutuhkan banyak lahan dan sumber daya.
Menurut Artur Ibrahim yang merupakan Plt Ketua Umum Partai Perindra disela sela kegiatan nya dalam pembentukan kepengurusan DPW Partai Perindra yang menyempatkan berkunjung untuk meninjau arema pertanian Hidroponik Melon didesa Sido Joyo Watugolong di Kabupaten Sidoarjo sangat mengapresiasi kegiatan Penanaman Melon hidroponik tersebut dimanA Hasil dari Pertanian tersebut dapat menunjang kehidupan para petani disini juga bisa meningkatkan taraf pendapatan masyarakat desa disekitarnya dengan terus melaksanakan program ketahanan pangan Presiden Prabowo yang merupakan Program Prioritas Prabowo Gibran dalam asta citanya sehingga pertanian dan inovator di bidang hidroponik, pertanian melon hidroponik sangat menjanjikandan Meningkatkan Pendapatan Warga Desa. Ia menyatakan bahwa metode ini dapat meningkatkan hasil disamping itu Beliau juga menyampaikan kepada awak media bahwa Hasil panen secara signifikan dan memberikan peluang ekonomi yang besar bagi petani kecil maupun besar. Pendapat ini semakin menguatkan keyakinan bahwa inovasi pertanian hidroponik mampu membawa perubahan positif dalam pembangunan desa.
Dalam Kegiatan Kunjungan tersebut, terlihat kehadiran beberapa tokoh pemuda dan masyarakat dan pengurus desa yang turut serta memantau proses Pertanian Melon Hidroponik tersebut. Disamping itu juga masyarkat berharap , dengan adanya inovasi ini, desa dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di sekitarnya dalam menerapkan teknologi pertanian modern.
Program ini juga merupakan bagian dari rencana pembangunan desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan pertanian berkelanjutan. Melalui keberhasilan program ini, diharapkan desa Sido Joyo Watugolong mampu menjadi desa percontohan dalam inovasi pertanian hidroponik di wilayah sekitar.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan penuh dari masyarakat, kegiatan Pertanian melon hidroponik ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari segi ekonomi maupun keberlanjutan lingkungan. Desa Sido Joyo Watugolong terus berkomitmen untuk berinovasi demi mewujudkan masa depan yang lebih cerah dan mandiri.
Arthur Ibrahim


