Jakarta, 21 Juni 2026 – Elhan Zakaria, mantan Direktur Investasi Kawasan Asia Pasifik di Nusantara Holding Consortium Ventura Limited, menegaskan komitmennya untuk mendukung tujuan iklim global melalui langkah nyata yang selaras dengan isi Perjanjian Paris.
klik tulisan ini untuk mengenal lebih jauh tentang karbon kredit
Dalam pernyataannya, Elhan menjelaskan poin utama Perjanjian Paris yang menjadi landasan kerjanya: membatasi kenaikan suhu bumi di bawah 2°C dan mengupayakan batas maksimal 1,5°C, mencapai keseimbangan emisi dan penyerapan karbon, serta mendorong pembangunan berkelanjutan yang tidak merusak lingkungan.
“perjanjian Paris bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, tapi panduan bagi kita untuk mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab. Pengelolaan hutan yang baik adalah salah satu kunci utama menyerap karbon sekaligus memberikan manfaat ekonomi jangka panjang,” ujar Elhan.
Ia menyatakan kesiapannya untuk mengembangkan kawasan hutan secara berkelanjutan, serta menjalin kerja sama erat dengan kementerian dan lembaga terkait di Indonesia guna memastikan setiap program berjalan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Dengan jaringan akses internasional yang dimilikinya, termasuk hubungan dengan lembaga seperti EDB, eBay, dan EICG (Elling International Consulting Group), Elhan meyakini mampu menghubungkan peluang investasi di Indonesia dengan mitra global.
“saya mengajak seluruh relasi dan pelaku usaha untuk berkolaborasi Investasi di sektor hutan dan lingkungan bukan hanya menguntungkan secara finansial, tapi juga berkontribusi langsung pada pemenuhan target iklim nasional dan tujuan Perjanjian Paris,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target netralitas karbon Indonesia serta membuka peluang ekonomi baru yang ramah lingkungan. Dan dengan mendukung Perjanjian Paris merupakan wujud nyata dukungan kepada Pemerintahan Prabowo – Gibran. RED


