PemimpinMasaDepan.News, -Jakarta-Himpunan Alumni (HA) Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menggelar IPB Run 2026 sebagai ajang lari berskala besar yang tak sekadar mengedepankan olahraga, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.
Tahun ini, IPB Run mengusung tema “Lestari untuk Bumi” yang dirancang sebagai gerakan kolektif dengan melibatkan alumni, civitas akademika, hingga masyarakat luas.
Rektor IPB University, Alim Setiawan, menjelaskan kegiatan tersebut akan digelar berdekatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni.
Momentum ini dipilih untuk memperkuat pesan utama kegiatan, yakni pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan melalui aksi nyata.
“Rangkaian acara pun diawali dengan penanaman pohon di wilayah Bogor pada 5 Juni 2026 sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Agenda utama lomba lari akan berlangsung pada 6 dan 7 Juni 2026 dengan empat kategori, yakni 5K, 10K, 21K, dan 42K. Seluruh kategori terbuka bagi berbagai kalangan, baik pelari pemula maupun profesional. Pada 6 Juni, kategori 5K dan 42K akan digelar.
Lomba 5K dimulai pukul 07.00 WIB dengan batas waktu satu jam, sementara kategori 42K dimulai pukul 05.00 WIB dengan cut-off time enam jam.
Keesokan harinya, giliran kategori 10K dan 21K yang dipertandingkan. Kategori 10K dimulai pukul 06.00 WIB dengan batas waktu dua jam, sedangkan kategori 21K dimulai pukul 05.00 WIB dengan cut-off time empat jam.
Alim menyebut IPB Run 2026 sebagai ruang inklusif bagi masyarakat untuk merasakan pengalaman berlari di lingkungan kampus. Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga membawa misi sosial dan lingkungan yang kuat.
“Selain mengajak semua kalangan untuk sama-sama menjaga lingkungan, kami juga mengajak peserta ikut serta mendonasikan sebagian uang pendaftarannya untuk membantu kalangan mahasiswa yang kurang mampu yang nantinya akan dijadikan beasiswa,” jelasnya.
Adapun beasiswa tersebut bakal disalurkan melalui Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI). Menurut Alim, kolaborasi antara olahraga, kepedulian lingkungan, dan solidaritas sosial menjadi kekuatan utama dalam IPB Run 2026.
Sementara itu, Ketua Umum HA IPB, Fauzi Amro, memastikan kesiapan panitia dalam menyukseskan ajang tersebut. Ia menyebut partisipasi masyarakat ditargetkan besar, termasuk dari berbagai daerah di Indonesia.
“HA IPB siap menyambut 22 ribu runner di kampus IPB Dramaga. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat menyatukan banyak orang dalam satu gerakan,” ujarnya.
Fauzi menilai IPB Run 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran alumni dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingkungan.
Menurutnya, IPB Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga gerakan sosial yang memiliki dampak luas. “Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi bahwa alumni dapat hadir dan berkontribusi secara langsung,” tambah Fauzi yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi XI DPR tersebut.
Fauzi juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini agar terus berkembang ke depan. “Ke depan, IPB Run akan terus kami dorong menjadi event tahunan berskala besar yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga membawa nilai sosial dan lingkungan yang kuat,” tandasnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia IPB Run, Sara Enggar, memastikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang, mulai dari teknis perlombaan hingga aspek keamanan dan kenyamanan peserta.
“Sebagaimana disampaikan Ketua HA IPB dan Rektor IPB, agenda IPB Run 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga gerakan nasional berbasis komunitas yang mampu menginspirasi masyarakat untuk hidup lebih sehat dan peduli terhadap lingkungan dan sosial,” ujar Sara.
Ia menambahkan, dengan semangat “Lestari untuk Bumi”, kegiatan ini diharapkan menjadi simbol bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, termasuk dari setiap langkah para pelari yang berpartisipasi.


