Teks Foto: Elhan Zakaria Founder Pemimpin Masa Depan, (Dok.Google/Ist)
JAKARTA — Upaya penguatan ekonomi berbasis sumber daya alam darat dan laut kembali mengemuka dalam Forum Komunikasi Majelis Adat Indonesia (MAI). Gagasan tersebut memperoleh sambutan dan apresiasi luas dari para Raja, Sultan, serta tokoh pemangku adat se-Nusantara yang menilai langkah ini sebagai bagian dari kebangkitan ekonomi berbasis kearifan lokal dan kedaulatan bangsa.
Apresiasi tersebut ditujukan atas rencana reaktivasi dan pembaruan PT Agro Marina Indonesia, sebuah entitas usaha yang dinilai memiliki cakupan strategis dalam perdagangan hasil alam, mineral, produk kimia, serta layanan konsultasi manajemen dan pembiayaan usaha.
Dalam forum tersebut, Mulyadi Elhan Zakaria Trah Panjalu, Tokoh Adat dari Ciamis, Jawa Barat, pengamat politik dan sosial, sekaligus Wakil Ketua Petani Indonesia menyampaikan keterangan tertulisnya. Elhan Zakaria yang juga menjabat sebagai Pembina Induk Koperasi Tambang Nusantara (IKTN) dan Founder AgroMarina Indonesia, menegaskan bahwa perusahaannya akan segera diperbaharui dan diaktifkan kembali setelah sebelumnya tidak beroperasi sejak 24 April 2024.
Dalam pernyataannya, Elhan Zakaria menyampaikan, “AGRO MARINA INDONESIA adalah perusahaan yang mengakomodir bentuk usaha yang berada di darat dan di laut, termasuk perdagangan hasil alam, mineral, serta produk kimia. Perusahaan ini akan segera diperbaharui. Jika ada yang berminat bergabung, dapat menghubungi kami. Kesempatan ini terbuka hingga Minggu, 15 Februari 2026.”
Ia juga menegaskan bahwa situs resmi perusahaan di agromarina.id masih aktif sebagai bagian dari proses konsolidasi dan persiapan penguatan kelembagaan.
Bidang Usaha dan Layanan StrategisPT Agro Marina Indonesia bergerak dalam beberapa sektor utama, diantaranya:
Perdagangan Hasil Alam Melayani perdagangan domestik maupun internasional (ekspor-impor) untuk produk pertanian, perkebunan, kehutanan, dan turunannya, dengan kelengkapan dokumen sesuai regulasi yang berlaku.
Perdagangan Mineral dan Produk Kimia Perdagangan wholesale mineral, batubara, dan produk kimia untuk kebutuhan industri dan konstruksi, termasuk layanan cargo dan shipping sesuai kebutuhan mitra usaha.
Konsultan Manajemen dan Perizinan Pendampingan pengurusan perizinan usaha di sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, kelautan, agroindustri, hingga sertifikasi produk pada instansi pemerintah terkait.
Manajemen Aset, Ekuitas dan Perantara Moneter, Penyediaan solusi pembiayaan modal kerja, penerbitan dan penjaminan surat utang, SKBDN, L/C, customs bond, kontra bank garansi, hingga escrow account bagi mitra usaha yang memenuhi persyaratan.
Menurut Elhan Zakaria, reaktivasi ini bukan sekadar agenda bisnis, melainkan bagian dari visi besar membangun sinergi antara kekuatan adat, koperasi, dan pelaku usaha nasional guna memperkuat struktur ekonomi berbasis sumber daya Nusantara.
Pernyataan tersebut disampaikan secara resmi dalam Forum Komunikasi Majelis Adat Indonesia (13/2/2026) sebagai bentuk komitmen keterbukaan dan konsolidasi bersama para pemangku adat di seluruh Indonesia. (Red)


